Pembangunan Talud Sungai Tuntang RW 03

NGOMBAK/desa.id – Debit arus Sungai Tuntang yang membesar seiring dengan memuncaknya musim penghujan membuat tepian DAS yang berdekatan dengan rumah warga menjadi longsor. Selama beberapa hari longsoran terus menggerus tanah dan membahayakan pemukiman warga.

Pada Tahun Anggaran 2018, melalui Musyawarah Desa yang dihadiri BPD, LKMD, dan perwakilan masyarakat, Pemerintah Desa Ngombak mensyahkan rencana Pembangunan Talud Sungai Tuntang di Kampung Guyangan. Pembangunan yang merupakan prioritas ini didanai dengan APBDes.

Pembangunan talud sepanjang 103 m ini dimulai dan selesai pada bulan Agustus 2018. Proyek pembangunan yang didanai dari Dana Desa ini menerapkan sistem pekerja lokal. Dimana mayoritas buruh yang bekerja di proyek tersebut merupakan warga RW 03 Guyangan.

Purnomo (50) warga Kampung Guyangan merasa bersyukur dengan adanya pembangunan talud ini. “Alhamdulillah saya ikut kerja di sini (proyek talud-RED). Karena tidak jauh dari rumah. Juga yang (kami bangun-RED)  adalah untuk masyarakat sendiri.”

Lokasi yang cukup curam membuat mereka harus berhati-hati dalam mendistribusikan material. Kemiringan landai mencapai hampir 70 derajat setinggi 20 meter.

Dengan selesainya pembangunan talud ini diharapkan pada musim penghujan mendatang, musibah longsor bisa dihindari. (AM.1)

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*